Selasa, 18 Agustus 2015

Asal usul sepak terjang Lovebird Ki Kusumo, sang juara

Jika anda pecinta burung Lovebird, pasti anda mungkin pernah mendengar nama "Ki Kusumo", yah itu adalah nama dari burung Lovebird milik bung H. Sigit WMP yang notabene berasal dari kota Klaten, Jawa tengah. yang nama nya menjadi sangat fenomenal karena sering menjuarai bahkan berturut-turut di kejuaraan kelas bergengsi di beberapa kota.


Karena prestasi yang telah di raihnya tersebut, semua Burung Kicau lover di seluruh nusantara pun sepakat jika Lovebird Kusumo ini adalah burung Lovebird terbaik untuk saat ini. Meskipun burung ini sering melakukan kebiasaannya yang sering tidur dengan santai, namun saat di lapangan dia menampilkan performa yang sangat luar biasa, dia ngekek dengan tenang di tempat dan durasinya sangat super panjang, seolah-olah dia hanya berhenti sejenak hanya untuk mengambil nafas dan kemudian ngekek lagi dan seterusnya. Hal ini membuat semua mata orang yang menonton terkagum dan tertuju padanya, dan karena itu tak sedikit pula orang-orang menjadi nge-fans pada nya.


Karena keistimewaan dari burung yang dahulu dia beli dari sebuah pasar di Klaten, dan kemudian dia rawat hingga menjadi primadona yang membanggakan seperti sekarang ini, H.Sigit WMP sering mendapatkan pertanyaan tentang bagaimana resep dan cara perawatannya, namun dengan hati yang terbuka dia pun menjawab semua pertanyaan tersebut dengan sikap familiar secara langsung maupun di jejaring sosial.

Beberapa Even yang pernah di sabet oleh Ki Kusumo:
  1. 4 Januari 2015 di "Brimob Cup Yogyakarta", dia hanya bermain 1 kelas Mega Bintang dan berhasil menempati posisi 3 besar.
  2. 8 Februari 2015 di "Angkasa Pura Cup Solo" Juara 1 di dua kelas yakni kelas Lovebird  PJSI A dan B, yang mengantar nama WMP SF menjadi juara umum SF.
  3. 15 Februari 2015 di "Valentine Day Yogyakarta" dia berhasil meraih juara di 4 kelas, yaitu juara 1 di dua kelas dan kelas lainnya juara 2 dan 3. 
  4. 22 Februari 2015 di "Papburi Klaten" yang berhasil meraih posisi pertama.
  5. 1 Maret 2015 di "Fairplay Cup Solo" dengan prestasi luar biasa dia meraih juara 1 di 5 kelas dan juara 2 di 1 kelas.
  6. 8 Maret 2015 di "In Memorial Jend.Besar Soeharto" pada event ini lagi-lagi dia memberi prestasi terbaik yakni berhasil meraih Pentatrick juara 1 lima kali di 5 kelas.
  7. 15 Maret 2015 di "Grabag BC Magelang" di sini dia hanya bermain di 2 kelas demi menjaga stamina untuk event berikutnya, di sini pun dia meraih juara 1 dan 2.
  8. 22 Maret 2015 di "Arema Cup Malang" rupanya perjalanan yang cukup jauh ini tak menyurutkan performanya, buktinya di sini dia mendapat Quatrick(juara 1, 4kali) dari 8 kelas yang  di ikuti.
  9. 28 Maret 2015 di "Saturday Open Spesial IKPBS Solo" dari 4 kelas yang di ikuti dia mampu mencetak hatrick dan runner up.
  10. 5 April 2015 di "Road TO BNR Award Jakarta" di sini pun Kusumo berhasil meraih Quatrick dan juga membawa pulang Sepeda Motor hadiah.
  11. 12 April 2015 di "Danbrig 2/6 Kostrad Solo" dia bermain di 2 kelas dan semuanya meraih juara pertama.
  12. 26 April 2015 di "Asia Afrika Cup Bandung" bermain di 7 kelas, waw prestasi yang sangat fenomenal, dia meraih juara 1 di enam kelas dan 1 kali runner up.
  13. 3 Mei 2015 di "Perang Bintang TKKM Yogyakarta" cukup heboh dengan bermain di 4 kelas dan semuanya juara 1 (Quatrick).
  14. 10 Mei 2015 di "Surabaya Cup" di event ini dia bertemu dengan Fahmi (5 tahun), salah satu penggemar berat Kusumo yang berasal dari Pamekasan Madura, yang mengaku tidak bisa tidur selama 2 hari karena ingin sekali bertemu dengan burung idolanya itu,

    Di sini pun Kusumo tampil dengan top performnya, dia mampu memborong juara 1 di enam kelas yang di ikutinya.
  15. 17 Mei 2015 di "Pangkolinlamil Cup II jakarta" di sini dia pun berhasil memenangkan juara 1 di 4 kelas (Quatrick).
  16. 24 Mei 2015 di "Soedirman Big Festival Purwokerto" dia mencetak Hatrick di 3 kelas.
  17. 31 Mei 2015 di "Muntilan Bersatu" Dari 4 kelas yang di mainkannya, Kusumo pun berhasil meraih Hatrick dan runner up.


Selasa, 04 Agustus 2015

Perawatan murai batu agar ekor nya tumbuh panjang

Burung Murai batu sudah sangat terkenal karena ocehannya yang sangat variatif dan juga gaya tarungnya yang sangat menarik sehingga banyak di minati oleh Burung kicau mania di seluruh nusantara, selain itu burung ini juga memiliki visual yang cantik pula, karena memiliki ekor yang menjuntai panjang.

Bahkan ada di negara Thailand kontes burung MB, akan tetapi yang di nilai bukanlah ocehan dari kicauannya, melainkan keindahan ekornya.

Sebenarnya panjang pendeknya nya ekor burung MB ini tergantung dari faktor ras dan genetiknya, kalau di nusantara ini yang memiliki ekor panjang ini adalah Medan dan Aceh, akan tetapi tergantung juga dari indukannya berekor panjang apa pendek, selain itu perawatan juga sangat berpengaruh pada ekor MB ini.

Setelah burung melewati masa mabung (ganti bulu) maka selanjutnya adalah proses dorong ekor yaitu dimana ekor mengalami proses pertumbuhan.Nah, di sinilah kita harus memberikan perawatan yang tepat agar ekor MB dapat tumbuh dengan panjang, rapi dan indah. Sebenarnya cara perawatannya tidak jauh beda dengan Perawatan burung yang sedang Mabung.

Tips perawatan dorong ekor, agar ekor MB tumbuh panjang dan cantik:
  • Tambanhkan untuk porsi Ef nya.
    -Jangkrik bisa di berikan 6-9 ekor tiap pagi dan sore.
    -Siangnya bisa di berikan Kroto segar 1 cepuk kecil, hal ini bisa di lakukan tiap 2-3 hari sekali.
    Karena Ef ini mengandung banyak gizi dan protein bagi burung sehingga dapat mempercepat pertumbuhannya.
  • Sebaiknya burung tetap di kerodong dan di jauhkan dari burung fighter lainnya, meskipun tinggal dorong ekor, hal ini agar burung tetap tenang dan aman, apalagi untuk burung yang belum jinak. Hal ini tentunya untuk menghindari kerusakan pada ekor seperti nyerit, patah dan sebagainya.
  • Tetap lakukan proses pemasteran.
  • Mandikan 3 hari sekali, dengan cara keramba.
  • Bersihkan pula kandang dari segala kotoran agar tetap steril dan mencegah datangnya kuman, parasit atau pun kutu yang bisa menyerang bulu barunya.
  • Penjemuran sebaiknya di lakukan di pagi hari antara jam 7-8, dan cukup di lakukan selama 15 menit, jangan lama-lama, karena bulu burung masih baru dan terlalu sensitif pada suhu panas, akibatnya bulu bisa bengkok dan rusak.